Pelunasan Sebagian KPR : Syarat, Simulasi, Kekurangan & Kelebihan

Pelunasan Sebagian KPR – Debitur memiliki kewajiban melunasi hutang KPR sesuai dengan jangka waktu pinjaman yang diambil sebelumnya. Namun sebagian orang yang memiliki rejeki lebih berkesempatan melakukan pelunasan sebagian KPR untuk mengurangi beban biaya bulananan dan juga memperpendek jangka waktu cicilan.

Karena KPR termasuk kedalam kredit jangka panjang maka cukup banyak yang ingin menyelesaikannya lebih cepat supaya tidak berlarut larut. Pelunasan sebagian KPR Maybank ataupun Bank lainnya dapat diajukan ketika memang kondisi ekonomi sedang dalam kondisi baik.

Citayam

Apabila dilakukan pelunasan secara penuh maka ancaman terkena penalti dan juga biaya tambahan semakin besar. Oleh karena itu pelunasan sebagian lebih dipilih karena minim resiko dan juga mampu meringankan beban bulanan debitur.

Metode pelunasan sebagian memang banyak dipilih terutama untuk mengurangi porsi bunga yang memang dibayarkan tiap bulan. Selain beban cicilan bisa berkurang, kalian juga dapat mempercepat pelunasan dengan membayar sebagian tagihan.

Syarat & Dokumen

Sebelum melakukan pelunasan sebagian KPR kalian perlu mempertimbangkan ada atau tidaknya penalti serta biaya tambahan lainnya. Pada umumnya tiap debitur dikenakan denda, penalti bahkan biaya administrasi ketika akan ada perubahan cicilan.

Selain itu pelunasan sebagian KPR juga wajib mengikuti prosedur maupun syarat yang sudah ditentukan pihak Bank. Ketika kalian tetap akan melunasi sebagian KPR BCA, BTN, BNI, Mandiri, BRI, Maybak ataupun lembaga lainnya maka simak persyaratannya dibawah ini.

  • Mempersiapkan buku tabungan.
  • Kartu Tanda Penduduk.
  • Kartu Keluarga.
  • Kartu debitur KPR.
  • Materai sesuai dengan ketentuan dari Bank bersangkutan.

Setiap dokumen akan dibutuhkan untuk mengajukan pelunasan sebagian KPR BTN maupun lembaga perbankan lainnya. Selain itu terdapat juga biaya pelunasan dengan nominal berbeda beda sesuai aturan bank, biasannya 1 sampai 2% dari jumlah pelunasan.

Cara Pelunasan Sebagian KPR

Lantas bagaimana pelunasan sebagian KPR secara mandiri? Kalian dapat datang ke Bank bersangkutan dengan membawa semua dokumen yang sudah dipersiapkan. Perlu diperhatikan bahwa mayoritas Bank tidak menerima pengajuan online.

Jadi kamu harus datang sendiri untuk mengurus pelunasan sebagia secara langsung. Kemudian apabila ada yang masih bingung mengenai prosedur pelunasan sebagian KPR BNI, BCA, Mandiri, BRI maupun lainnya silahkan simak sebagai berikut.

  1. Pergi ke kantor operasional Bank terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratannya.
  2. Mengambil nomor antrian customer service kemudian tunggu sampai dipanggil.
  3. Sesudah dipanggil datangi CS kemudian minta untuk pelunasan sebagian dari cicilan kredit pemilikan rumah.
  4. Silahkan serahkan semua persyaratan pelunasan sebagian KPR kepada petugas.
  5. Customer service akan menjelaskan prosedur lebih rinci.
  6. Setelah itu akan ditunjukkan sisa dari pokok hutang serta berapa nominal yang harus dibayar.
  7. Ketika sudah mendapatkan rincian dana pelunasan KPR.
  8. Lakukan pembayaran pada teller dengan mengambil antrian terlebih dahulu.
  9. Sesudah dipanggil bawa berkas yang diberikan dan lakukan pembayaran sesuai rincian pelunasan sebagian KPR.
  10. Ketika sudah selesai kalian akan menerima bukti pembayaran dan juga beberapa berkas pelunasan yang sudah sah.
  11. Setelah pelunasan sebagian KPR selesai maka tinggal kalian mengambil dokumen dari properti mencakup perjanjian kredit, sertifikat hak guna bangunan, IMB, surat kuasa, polis asuransi maupun akta jual beli.

Simulasi Pelunasan Sebagian KPR

Pada umumnya ketika terjadi pelunasan sebagian KPR maka akan ada biaya yang haris ditanggung oleh debitur. Besarannya sekitar 1 sampai 2% dari tagihan yang dilunasi. Pada beberapa bank aturan pelunasan sebagian memang dapat dikenakan penalti jadi tanyakan lebih dahulu.

Kalian bisa membandingkan hasil dari pelunasan sebagian KPR apakah sebanding apabila ditambahkan dengan penalti ataupun biaya administrasi. Supaya lebih jelas silahkan simak. Contoh simulasi pelunasan sebagian KPR seperti dibawah ini.

Simulasi Sebelum Terjadi Pelunasan Sebagian KPR

Kita perlu menghitung dulu pokok hutang, tenor, suku bunga angsuran bulanan maupun total pembayarannya. Kami contohkan dengan tenor 120 bulan dimana bunga KPR sebesar 12% sehingga untuk mendapatkan total pembayarannya simak berikut.

Pokok Utang KPRRp.500.000.000
Tenor120bulan
Suku bunga12%
Angsuran perbulanRp.7.173.547
Total bunga selama 120bulanRp.360.825.690
Total PembayaranRp.860.825.690

Simulasi Pelunasan Sebagian KPR 50 Juta

Kemudian tinggal menentukan nominal pelunasan yang sesuai dengan kemampuan keuangan kalian. Paling umum orang mengambil pelunasan sebagian KPR sebesar 50 juta rupiah karena dirasa cukup masuk akan dengan perhitungan pertahun seperti dibawah ini.

Tahun201320142015201620172018201920202021
Pengeluaran33000000000
Terima Sewa03636404044444949
Harga Properti0330400480530590650720800

Simulasi Penghematan Bunga

Sesudah mendapatkan jumlah dari pelunasan sebagian maka kalian dapat menguranginya langsung untuk mendapatkan penghematan bunga. Tentunya cara menghitung pelunasan KPR BNI ataupun bank lainnya akan berbeda, namun sebagai gambarannya simak berikut.

Total bunga tanpa pelunasanRp.360.825.690
Bunga yang dibayar sebelum pelunasan (24bulan)Rp.113.537.033
Sisa bunga setelah pelunasan sebagian (mulai bulan ke25)Rp.219.275.018
Total bunga yang telah dibayar ditambah sisa bunga setelah pelunasanRp332.812.052
Total Penghematan BungaRp.360.825.690 – Rp.332.812.052 = Rp.28.013.639

Kelebihan & Kekurangan Pelunasan Sebagian KPR

Pada dasarnya kondisi keuangan seseorang memang akan sangat mempengaruhi terhadap pengeluaran angsuran perbulan. Selama masih ada penghasilan tetap maka banyak orang bisa mendapat ketinganan kredit terutama dengan cara melunasi pokok utang, sebagian ataupun bunganya.

Sesudah mengetahui semua perhitungan dan juga pengurangan bunga yang akan didapatkan maka kalian bisa memutuskan apakah akan mengajukan atau tidak. Memang pelunasan sebagian memiliki kelebihan dan juga kekurangan tersendiri untuk tiap debitur sebagai berikut.

Kelebihan

  • Bisa mengurangi beban utang jangka panjang karena adanya penghematan bunga sehingga cicilan lebih ringan.
  • Debitur bisa lebih leluasa dalam soal keuangan karena bisa mengalokasikan beban cicilan ke hal lain yang lebih menguntungkan.
  • Dapat memperbesar investasi serta porsi dari tabungan sehingga pada saat masa tua tidak memiliki tanggungan yang besar.

Kekurangan

  • Bisa terkena penalti karena jangka waktu tidak sesuai dengan akad kredit dari awal. Secara otomatis harus ada biaya dan juga penalti yang harus dibayarkan.
  • Bisa saja menghabiskan simpanan dari dana tunai karena pelunasan memiliki biaya cukup besar.
  • Keuangan akan terganggu karena sebagian bank menerapkan biaya cukup besar sehingga akan membuat kerugian pada debitur.
  • Dapat terkena ancaman finansial ketika suatu saat terkena PHK karena pokok cicilan tidak bisa dibayar.

Kesimpulan

Misalnya kalian mengambil Permata Bijak KPR dan ingin melunasinya lebih cepat maka wajib untuk memperhitungkan secara matang. Ketika kondisi keuangan baik memang tidak masalah karena akan meringankan beban, namun jika memang masih kekurangan maka perlu berhati hati dalam mengambil keputusan.

Kuncinya selama cicilan tidak melebihi 30% penghasilan perbulan kalian maka tidak akan ada masalah dalam pelunasan lebih awal. Semoga dengan penjelasan serta uraian diatas dapat menjadi referensi untuk kalian yang ingin melunasi KPR dalam waktu dekat.

Laksono

Seorang Karyawan Bank di Salah Satu Bank Swasta Ternama di Indonesia. Dan Sekarang Sedang Melanjutkan Kuliah Magister di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Aktif Menjadi Penulis di RKOnline.id, Saya Juga Sering Posting di Beberapa Forum Perbankan Terkenal di Indonesia.

Related Articles