3 KPR Tanpa BI Checking 2022 : Perumahan Subsidi & Syariah

KPR Tanpa BI Checking – Kredit pemilikan rumah menjadi pilihan utama ketika ingin memiliki properti pribadi dalam waktu yang cepat. Sayangnya proses pengajuan KPR tidak semudah yang dibayangkan karena harus melalui verifikasi dan juga pengecekan.

Salah satu faktor penentu diterimanya KPR adalah BI Checking dimana akan memberikian informasi mengenai riwayat kredit nasabah. Tak hanya pada proses kredit, refinancing KPR juga menggunakan BI Checking untuk melakukan verifikasi kemampuan nasabah.

Citayam

Untuk menghindari masalah maka sebagian orang lebih memilih KPR tanpa BI Checking dimana prosesnya akan jauh lebih cepat disetujui. Di Indonesia cukup banyak perumahan subsidi tanpa BI Checking yang bisa dipilih apabila memang pengajuan terus ditolak.

Bahkan beberapa developer atau perusahaan menawarkan kredit rumah tanpa DP dan BI Checking sehingga lebih menguntungkan. Untuk lebih mengetahui mengenai KPR tanpa BI Checking serta resiko yang harus ditanggung silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

Mengenal BI Checking

BI Checking adalah laporan riwayat pinjaman nasabah yang dikeluarkan resmi dari Bank Indonesia dan disebut juga Informasi Debitur Individual atau IDI. Didalam riwayat kreditnya akan tercatat apakah nasabah melakukan pembayaran lancar ataupun terjadi kemacetan.

Saat ini sistem BI Checking sudah digantikan menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan. Pihak bank maupun lembaga keuangan lainnya dapat memeriksa catatan kredit dari nasabah dan menjadikannya pertimbangan untuk penerimaan pengajuan pinjaman.

SLIK OJK sangat berpengaruh dalam pengajuan KPR karena akan menjadi tolak ukur penilaian apakah nasabah berhak mendapatkan pembiayaan. Karena pengajuan KPR harus menggunakan BI Checking maka prosedurnya jadi lebih ketat dan memakan waktu cukup lama.

KPR Tanpa BI Checking

Secara otomatis nasabah yang masuk kedalam blacklist atau daftar hitam karena kredibilitasnya rendah akan ditolak pengajuannya. Oleh karena itu pilihan lain adalah melalui KPR tanpa BI Checking supaya pembiayaan bisa didapatkan secara lebih mudah.

KPR tersebut berasal dari lembaga non bank misalnya developer, komunitas syariah ataupun perusahaan yang bergerak dibidang perumahan. Kelebihannya pasti tidak ada biaya appraisal KPR dan tidak menggunakan DP atau down payment.

1. Pengajuan Kredit Langsung ke Developer

Ketika ingin mengajukan KPR tanpa BI Checking maka kalian bisa memanfaatkan cicilan langsung dari developer perumahan. Pastinya banyak developer di berbagai daerah memiliki fasilitas kredit perumahan tanpa BI Checking sehingga lebih mudah didapatkan.

Beberapa developer juga memberikan pembiayaan apartemen tanpa BI Checking dengan sistem angsuran perbulan. Saat mengajukan KPR menggunakan surat perjanjian jual beli dimana melibatkan calon pembeli dan juga developer secara resmi.

Kebanyakan tidak memakai DP atau down payment sehingga lebih meringankan konsumen. Uang muka akan digantikan dengan booking fee dimana jumlahnya jauh lebih sedikit, kegunaanya sebagai tanda jadi untuk unit properti.

Selain itu kebanyakan KPR tanpa BI Checking tidak memiliki bunga, hal ini karena aturan hukumnya memang ada dimana selain bank tidka dapat memungut bunga. Proses pengajuannya juga lebih cepat dan sesegera mungkin kalian bisa tinggal di unit properti yang dicicil.

2. KPR Syariah Tanpa BI Checking Non-Bank

Berikutnya adalah KPR Syariah tanpa BI Checking dimana dapat dimanfaatkan karena memakai transaksi menyesuaikan syarikat Islam. KPR Syariah tidak melibatkan pihak bank dan banyak komunitas yang menawarkannya dengan biaya yang cukup terjangkau.

Perumahan tanpa BI checking di Bogor ataupun wilayah lainnya dapat dijumpai secara mudah terutama untuk komunitas atau perusahaan syariah.Saat ini banyak komunitas syariah yang menawarkan perumahan tanpa BI Checking dan memberikan cicilan tanpa bunga.

Kelebihannya KPR bisa diambil tanpa perlu perantara, namun menggunakan akad sesuai prinsip Islam sehingga bebas riba. Namun ada beberapa KPR syariah yang menerapkan uang muka sampai 50% untuk menghindari riba sehingga mungkin cukup membuat beberapa orang keberatan.

3. Perumahan Subsidi Tanpa BI Checking

Kemudian KPR tanpa pengecekan BI yang ketiga adalah berasal dari program pemerintah dimana khusus untuk golongan penerima subsidi. Mayoritas perumahan subsidi ditujukan untuk orang yang tidak mampu dari segi ekonomi sehingga proses pengajuannya akan lebih dipermudah.

Kelebihan utamanya adalah tidak ada biaya survei, provisi, appraisal maupun administrasi lainnya sehingga lebih meringankan beban masyarakat. Terdapat juga pilihan tenor cicilan yang dapat dipilih oleh penerima subsidi secara fleksibel.

Resiko Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Meskipun KPR tanpa BI Checking memiliki keunggulan dalam proses yang lebih cepat, namun ternyata ada resiko yang harus ditanggung. Pada umumnya KPR tersebut tidak melibatkan pihak bank sehingga jika terjadi sesuatu maka konsumen bisa saja rugi.

Selain itu KPR tanpa BI Checking pada umumnya tidak dibekali perlindungan sehingga ketika ada masalah nantinya harus diselesaikan secara pribadi. Berikut ini beberapa resiko atau akibat jangka panjang jika mengambil KPR tanpa BI Checking.

Tenor Lebih Singkat

Mayoritas KPR tanpa BI Checking memiliki tenor relatif lebih singkat dibandingkan fasilitas dari bank. Misalnya dari Bank kini rata rata KPR bisa sampai 20 tahun cicilannya, namun jika melalui pihak lain seperti developer maka lebih singkat yaitu 5 tahun.

Cicilan Relatif Besar

Karena tenornya singkat maka secara otomatis akan membuat cicilan perbulan KPR semakin besar. Hal ini wajar mengingat perhitunganya menjadi jauh lebih banyak mengingat tenor hanya beberapa tahun dengan jumlah pembiayaan besar.

Kebanyakan Tidak Memiliki Asuransi

Mayoritas KPR yang tidak memakai pengecekan BI tidak memiliki program asuransi sehingga mampu beresiko ketika terjadi bencana alam ataupun kerusakan properti sebelum lunas. Tentunya developer tidak mau rugi dengan mengeluarkan biaya tambahan sehingga semuanya ditanggung sendiri.

Berbeda dengan bank yang memang aliran dananya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan sehingga jika terjadi masalah dapat diminta pertanggung jawabannya. Perlindungan untuk konsumen juga tidak ada karena hanya mengandalkan surat perjanjian saja.

Tidak Bisa Take Over

Ketika menggunakan KPR non-bank maka secara otomatis konsumen tidak dapat melakukan take over atau memindahkan kredit ke lembaga lainnya. Padahal take over sangat bermanfaat ketika memang mengalami kesulitan keuangan.

Legalitas Dipertanyakan

Pastikan sebelum memilih produk KPR tanpa pengecekan dari BI kalian melihat perusahaan atau developernya apa sudah terdaftar secara resmi. Usahakan memilih yang sudah dinaungi badan hukum karena akan cukup banyaknya agen perumahan bodong yang melakukan tindak penipuan kepada konsumen.

Kesimpulan

Keunggulan KPR tanpa pengecekan BI adalah harga properti yang lebih terjangkau dan minim biaya administrasi. Meskipun tanpa BI Checking prosesnya lebih cepat namun kalian jangan mudah tergiur, usahakan memeriksa dulu apakah perusahan, lembaga syariah atau developer benar benar terpercaya.

Setiap resiko diatas juga wajib dipertimbangkan supaya tidak mengalami kerugian secara materiil. Sekian pembahasan mengenai KPR tanpa BI Checking dari rkonline.id, semoga dapat menjadi gambaran untuk kalian yang ingin kredit rumah atau jenis properti lainnya.

Laksono

Seorang Karyawan Bank di Salah Satu Bank Swasta Ternama di Indonesia. Dan Sekarang Sedang Melanjutkan Kuliah Magister di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Aktif Menjadi Penulis di RKOnline.id, Saya Juga Sering Posting di Beberapa Forum Perbankan Terkenal di Indonesia.

Related Articles