5 Cara Mengatasi Alert Irruption Pada Mesin EDC & Penyebab 2022

Cara Mengatasi Alert Irruption Pada Mesin EDC – Transaksi non tunai memang sudah banyak dijumpai pada berbagai merchant, toko, pusat perbelanjaan bahkan sampai food court. Sebagai pemilik usaha memang sudah sewajarnya menjaga mesin EDC supaya awet dan tidak mudah rusak. Mengingat mesin EDC termasuk barang elektronik maka alert irruption dapat saja terjadi. Jadi bagaimanakah cara mengatasi alert irruption pada mesin EDC?

Alert irruption pada mesin EDC memang dapat muncul kapan saja dan dianggap sebagai pertanda buruk karena semua keypad terkunci dan tidak dapat digunakan bertransaksi. Sebelumnya kami sudah membahas cara mendapatkan mesin EDC Link dimana syarat serta prosesnya membutuhkan waktu. Ketika alert irruption pada mesin EDC muncul maka kalian harus siap melakukan langkah penanganan.

Citayam

Mesin EDC memang berguna sebagai alat pembayaran dengan cara menggesek kartu sehingga cukup rawan akan kerusakan. Selain itu penggunaannya memang setiap hari untuk melayani banyak jenis transaksi dimana resiko kerusakannya memang cukup besar. Saat muncul alert irruption pada mesin EDC Mandiri misalnya pastinya kalian harus siap menggantinya dengan yang baru.

Pada dasarnya cara mengatasi alert irruption pada mesin edc BCA ataupun Bank lainnya memang hampir sama. Namun penyebab dari kerusakannya memang dapat beragam sesuai dengan pemakaian hardware ataupun sistemnya. Oleh karena itu silahkan simak ulasan mengenai pengertian, penyebab, serta cara mengatasi alert irruption pada mesin EDC dibawah ini.

Alert Irruption Artinya

Alert irruption artinya gangguan peringatan dimana mesin EDC sudah tidak dapat digunakan. Dari pengalaman banyak orang menyatakan bahwa ketika sudah muncul irruption pada mesin EDC BRI ataupun Bank lainnya memang harus diganti ataupun replace dengan unit baru. Tak heran jika sebagian orang merasa bingung karena merasa menggunakannya secara benar.

Sebagai pemilik mesik EDC wajib melakukan settlement terlebih dahulu menggunakan tombol bagian atas EDC. Keypad ketika mesin EDC alert irruption tidak dapat diakses, namun tombol fungsi masih dapat dipencet. Silahkan cetak struk transaksi agar tidak ada pembayaran tertunda, kemudian barulah bisa mengatasi masalah alert irruption.

Penyebab Mesin EDC Alert Irruption

Karena mesin EDC adalah perangkat resmi dari lembaga perbankan maka penggunaanya tidak dapat sembarangan. Terdapat beberapa komponen pada mesin EDC mencakup GUI (Graphical User Interface) sebagai alat memasukkan data, hardware untuk validasi dan juga cetak struk sebagai bentuk laporannya. Oleh karena itu jenis kerusakan EDC memang dapat beragam bergantung pada penyebabnya.

Saat alert irruption pada mesin EDC sudah pasti semua aktivitas transaksi akan diblokir sehingga kita tidak dapat input angka. Sebagai bahan pengetahuan berikut ini beberapa penyebab mesin edc alert irruption yang sering terjadi.

  • Mesin EDC sudah melampaui batas pemakaian yang ditentukan oleh lembaga perbankan sehingga diblokir sehingga tidak dapat digunakan kembali.
  • Terbentur benda keras misalnya jatuh ke lantai ataupun tertimpa barang lainnya. Saat melayani pembeli kita memang harus berhati hati jangan sampai kerusakan terjadi hanya karena mesin terjatuh.
  • Penyebab lainnya adalah menggunakan charger dengan daya tidak stabil, selalu pastikan memakai charger bawaan. Seringkali charger KW atau yang dibeli dipasaran tidak teruji serta memiliki kemampuan mengalirkan daya stabil sehingga menyebabkan kerusakan EDC.
  • Melakukan double charging yaitu memasang kabel power dan USB secara bersamaan. Aktivitas ini bisa merusak hardware mesin EDC.
  • Sering memasukkan kartu pada bagian bawah slot keypad dibandingkan dibagian samping. Hal tersebut dapat memicu kegagalan fungsi.
  • Sudah pernah membuka bagian mesin EDC dimana sangat beresiko merusak komponen didalamnya.
  • Pernah menghubungkan mesin EDC dengan pernagkat yang tidak dikenal sehingga membuat pengaturan sistemnya eerrro.
  • Mesin EDC overheat atau kelebihan panas sehingga merusak komponen didalamnya.

Cara Mengatasi Alert Irruption Pada Mesin EDC

Dari semua penyebab diatas memang kita tidak dapat memperkirakan terjadinya mesin EDC alert irruption. Berbeda halnya dengan mesin EDC unauthorized ataupun mesin EDC tamper dimana mudah ditangani. Untuk masalah alert irruption memang cukup sulit ditangani sendiri karena memang terdeteksi bahwa perangkat sudah tidak dapat digunakan kembali.

penyebab mesin edc alert irruption

Banyak orang memang mencoba untuk mengembalikan fungsi mesin EDC dengan beberapa cara. Tentunya setiap cara tersebut juga dapat kalian coba mulai dari tindakan paling simple yaitu mematikan mesin. Meski begitu tiap cara bisa saja bekerja ataupun tidak bergantung tingkat kerusakan pada tiap mesin. Sebagai referensi kalian bisa coba cara mengatasi alert irruption pada mesin EDC dibawah ini.

1. Matikan Mesin EDC

Langkah pertama mengatasi alert irruption pada mesin EDC adalah dengan mematikannya. Pada umumnya notifikasi muncul saat mesin terlalu panas ataupun mengalami overheat. Silahkan coba matikan mesin kemudian tunggu sampai dingin.

Biasanya membutuhkan waktu antara 20 sampai dengan 30 menit untuk mesin benar benar dingin dan berada pada suhu rendah. Berikutnya coba hidupkan kembali apakah alert irruption pada mesin EDC sudah hilang atau bahkan masih muncul.

2. Mencabut Bagian Baterai Mesin EDC

Berikutnya buka bagian penutup pada bagian belakang mesin kemudian menuju ke baterai. Silahkan melepas baterai kemudian mencabut kabel koneksinya dengan bagian mesin. Kamu bisa mencoba menggunakan baterai lain apabila tersedia, namun jika tidak tunggu kurang lebih 30 detik lalu pasang kembali.

3. Melepas SIM Card

Cara selanjutnya adalah dengan melepas SIM Card kemudian memeriksanya apakah masih memiliki sinyal dan jaringan. Kalian dapat memasang SIM Card di ponsel atau smartphone untuk mengecek sinyalnya. Setelah itu pasangkan kembali SIM ke mesin EDC lalu hidupkan dan cek apakah alert irruption sudah hilang.

4. Kontak Call Center Bank

Cara mengatasi irruption pada mesin EDC BNI atau Bank lainnya sebenarnya sama saja. Kalian harus melaporkan kerusakannya langsung lewat call center sebagai langkah pemberitahuan. Setelah itu petugas akan menjelasnya secara langsung apa penyebab serta bagaimana cara mengatasi alert irruption pada mesin EDC. Silahkan hubungi nomor dibawah ini.

  • BCA : 1500888
  • Mandiri : 1500300
  • BRI : 14017 & 500017
  • BNI : 1500046
  • BTN : 1500286
  • CIMB Niaga : 14041
  • Permata Bank : 1500111
  • Maybank : 69811
  • Danamon : 1500090
  • Bukopin : 14005
  • BTPN : 1500300
  • BSI : 14040

5. Ganti Mesin EDC di Bank

Setelah kontak CS, pada umumnya petugas akan meminta kalian untuk datang langsung ke kantor cabang terdekat untuk menyelesaikannya. Kalian disuruh membawa mesin EDC dan identitas pribadi seperti KTP kemudian datangi langsung Bank yang menyediakannya. Ketika sampai diBank maka sampaikan ke satpam bahwa ingin mengatasi alert irruption pada mesin EDC.

Berikutnya ambil antrian untuk CS dan tunggu sampai dipanggil. Setelah giliran kalian maka datangi customer service kemudian sampai bahkan muncul alert irruption pada mesin EDC. Berikutnya mesin EDC akan diganti dengan yang baru sesuai syarat dan ketentuan berlaku.

Kesimpulan

Pada dasarnya cara mengatasi alert irruption pada mesin EDC memang dapat dilakukan sendiri ketika kerusakannya tidak parah. Namun jika sudah mencoba mengatasi namun tidak berhasil maka kalian harus menggantinya ke unit mesin EDC yang baru. Semoga penjelasan dari rkonline.id dapat bermanfaat dan berguna untuk kalian.

Laksono

Seorang Karyawan Bank di Salah Satu Bank Swasta Ternama di Indonesia. Dan Sekarang Sedang Melanjutkan Kuliah Magister di Perguruan Tinggi Swasta. Selain Aktif Menjadi Penulis di RKOnline.id, Saya Juga Sering Posting di Beberapa Forum Perbankan Terkenal di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.